Wednesday, June 1, 2011

video Yamaha Mio Drag Race

Yamaha Mio Drag Race video 

Pilih Satria FU atau mio

Pilih Satria FU atau mio


Dari ke2 motor ini, motor mana yang cocok untuk drag sesuai biaya yang tersedia, mari kita jabarkan kebutuhan dari masing-masing motor. Dan tentunya akan berimbas pada dana yang dikeluarkan.
Kalau danannya hanya sekitar 5 jutaan, lebih baik jatuhkan pilihan pada motor Yamaha Mio. Pasalnya untuk mengejar budget yang lebih murah, Mio rasanya paling pas untuk merubah setingannya dengan dana tersebut. Lagi pula, sekarang motor matik makin banyak yang turun dalam ajang drag race.
Dengan Yamaha Mio, Anda tak perlu pusing untuk membeli gear ratio yang harganya lumayan mahal. jadi tinggal mengandalkan pada peningkatan stroke/langkah dan bore up. Untuk kedua hal ini, kisaran dana yang dibutuhkan sekitar 3 jutaan.
Ada lagi nih Bro. Selain dua hal tadi, uang yang tersisa bisa dimanfaatkan untuk merubah Noken as sesuai kebutuhan, apakah untuk 201 m atau 402 m. Terus piranti pengapian dan perangkat CVT tak ketinggalan kudu dirubah untuk menyesuaikan kebutuhan rubahan. Yang lainya tergantung pada keahlian sang mekanik memanfatkan part yang ada. Dengan biaya 5 juta rasanya itu cukup.
Untuk Satria FU, biaya yang harus dikeluarkan jauh lebih mahal dari Yamaha Mio. Dan itu bisa mencapai dua kali lipatnya. Pasalnya harga part Suzuki Satria Fu sendiri sudah lumayan mahal.
Beberapa part yang harus dirubah dan butuh biaya yang lumayan seperti Noken as. Part yang satu ini pastinya harus dirubah. Lantas Piston, Naikan Langkah/stroke, Bore up, close ratio, final gear dan pengapian sesuai kebutuhan anda. Tentunya dengan berkonsultasi lebih jauh dengan mekanik anda. Dengan rubahan ini saja, biaya yang harus dikeluarkan sekitar 9 jutaan.
Untuk pengembangan yang lebih untuk mengoprek motor ini, tinggal bagaimana keahlian mekanik anda merubah tunggangan anda menjadi lebih sangar. Karena biasanya mekanik banyak menggunakan feeling nya untuk mendapatkan setingan yang tepat.

Friday, May 27, 2011

Modif Yamaha Mio, Soul, Xeon Low Rider taste

Modif Yamaha Mio, Soul, Xeon Low Rider taste

Modif Yamaha Mio, Soul, Xeon Low RiderModif Yamaha Mio, Soul, Xeon Low Rider taste

Modif Yamaha Mio, Soul, Xeon Low Rider tastesample Modif Yamaha Mio picture Tips Motor Drag | mio yamaha honda suzuki
scootermatic is modified into cool low riders motorcycle, is trend in this year.
Modif Yamaha Mio, Soul, Xeon Lowsample Modif extreme Yamaha Mio Soul
Modif Yamaha Mio, Soul, Xeon Low Rider tasteairbrush extreme Modif Yamaha Xeon
Modif Yamaha Mio, Soul, Xeon Low Rider tasteModif Yamaha Mio Xeon
Modif Yamaha Mio, Soul, Xeon Low Rider tastepaint airbrush sample Modify Yamaha Mio Soul
tag : Scooter Matic, Yamaha,Mio, Used motor, Air brush for motor show contest. setel karburator nmp
tiger pake muffler supra x di bobok leher knalpot racing tiger ananda jennifer motor tiger modifikasi jok mobil yang bisa distel sebab gl pro mogok motor drag rx king

Modifikasi Extreme Yamaha Mio 2006

Gambar Foto Modifikasi Extreme Yamaha Mio 2006

Listen Halal Factory name of course would not foreign menggawanginya deh by whom. Yup, doi Halal is the Dodo, one of hypercrea Semarang who had triumphed so its king orbital wheel. Not tired of creating, is now also released one mascot doi gressnya extreme. Tangible sports, extreme-legged 'n watch matic.

"It was counted as refreshing 'n try to hone skills sharper longer," said resident Mugas XII no.9/11 In Semarang. Aura of glory was still visible in this mascot. Spirit remains wildly different as well be on his time frame Mio overhauled. Only the main tube are maintained and composed more extreme rakenya slope angle, while the sub frame already constructed a total re-armed with three-fourths of gas pipe dim.

Then CVT sets include a total engine mounted backwards. Special anymore, do not use the ring circumference stern 14-inch legs like mascot modif matic low rider. This time selingkar racing 17 inch alloy wheels stuck with my marriage successful extra wide-profile rubber tires 190/50-17.

"The installation is not easy coz I have to adjust to the diameter of the tire anyarnya, the technique with CVT-sectional cut off and then I extend 5 cm with aluminum block connections that I diral welding, auto fun I also have to replace the belt is longer adjust the position of anyarnya" said Dodo.

No less extreme, the front was also guarded circumference orbital rim wheel tire, construction still relies Orbi grip wheel with multi-bearing as a launcher ring flanked by a pair of 5 mm connecting as fork. Turn body design, full black street fighter styles are made of carbon fiber material that gives a chance a sharp angle with the support of the application cover slips sporty Satria FU. | Tito / rob / punk

Spec modif
Disc: Nissin Set, VELG BLK: Kitaco Japan, exhaust: Racing HRP, HEAD LIGHT: Satria FU New, modifier: Halal Factory Jl.Mugas XII No.9/11 In Hyderabad (085 742 960 227)

Wednesday, May 25, 2011

Modifikasi Yamah Mio Soul

Yamaha Mio, Yanuar not want to rewind the wheel axis low rider style. Touches conducted on both the wheel rim 17 using a small tire wrapped to prevent rubbing against the box filter.

Finished wheel, choosing variations that optimize the supporting bolt-on products. The principle of harmonization may be crowded origin is maintained. Like the rear disc brake deliberately chosen colors. Likewise dengnan brake hoses, pulleys and even different colors are also given special because it used a perforated cover CVT.
Add a sip, the body is wrapped around the LED light. Unfortunately not evidenced in the evening.

Saturday, May 7, 2011

Ambarawa Gondol The Best Racing Look Bali

Seperti yang dikabarkan sebelumnya bahwa gaya Racing Look di ajang Djarum Black Motodify (DBM) masih mendominasi. Dari 931 peserta yang terdaftar setidaknya 70 persen menganut gaya Racing Look. So pasti juri pun kewalahan menilai motor mana yang layak menjadi pemenang karena semuanya kental dengan gaya balap. Mungkin para modifikator Bali kecewa dengan hasil ini pasalnya pemenang The Best Racing Look jatuh kepada Ferdy Ciken dengan motor Yamaha Mio yang berasal dari Ambarawa, Jawa Tengah.

Perasaan senang pun menyelimuti Ferdy Ciken yang terdaftar sebagai anggota club IM3 Manohara Gila Balap. "Senang banget soalnya peserta Racing Look disini paling banyak dan motor ini baru banget jadi," tuturnya. Dalam penggarapannya Ferdy mempercayakan sepenuhnya Yamaha Mio Soul lansiran 2007 miliknya kepada bengkel N'Dutz Racing Concept yang bermarkas di Jl. Bougenvile I, Ambarawa, Jateng.

Bicara mengenai konsep yang diusung Ferdy menunjuk Arif Dutz selaku builder andalannya untuk menjelaskan. "Konsepnya Mio Racing Look Thailand," jawab Dutz singkat. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Thailand merupakan kiblatnya gaya motor racing di Asia oleh karenanya tidak salah jika sang modifikator menganut aliran tersebut. Sebagian besar aksesoris yang menempel di tubuh Mio merupakan produk asli Thailand. Beberapa merek ternama menjadi andalan motor ini seperti Kawahara, YSS, Ride It, NUI Thailand dan Trusty.

Namanya motor drag tidak banyak bodi tersisa, tinggal buritan yang masih asli itu pun terkena sedikit sentuhan modifikasi. Sedangkan bagian kedok depan memakai milik Yamaha Xeon yang telah dikastem. Untuk urusan warna dan grafis Arif menyerahkan kepada Wan Airbrush yang berlokasi di Jl. Jalak Raya, Ungaran, Jateng. Wan Airbrush menggunakan cat Sikkens dalam penggarapannya. Sedangkan urusan krom Arif mengoper ke bengkel krom Cemerlank Semarang. Tidak banyak yang dibalut cairan krom, yang terlihat seperti pada blok silinder, setang dan bagian kecil lainnya.

Agar terlihat ciamik Arif memasang takometer dan volt meter milik Koso. Pada bagian kaki-kaki arif memasang velg Alfaline Rainbow yang dibalut ban Swallow Drag ukuran 50/90 di depan dan 60/80 di belakang. Untuk melengkapi gaya balap yang diusung Arif juga memodifikasi hingga ke jeroan mesin. "Piston oversize 200 dan Klep punya (Honda) Tiger, stroke naik 2 mili." bebernya. Beberapa piranti lain yang dapat mendongkrak tenaga Mio seperti pengapian R-9, Karburator Koso 34mm, Intake Manifolt AHRS dan knalpot Kawahara. Tidak salah jika motor ini keluar sebagai pemenang, tampilannya dragster sejati cuy! 

sumber,http://www.blackxperience.com/index.php?page=events-detail&aeid=1755

Friday, May 6, 2011

Mio Bertampang Racing Look

 
Meski berbasis motor matic bukan berarti tampang dan gayanya tak boleh bergaya racing. Lihat Yamaha Mio lansiran 2008 milik salah satu "pasien" Eko airbrusher Exxoart yang satu ini. Seluruh kesan sebagai motor manis dan imut telah hilang dan dibabat habis hingga berganti tampilan dengan mengusung aliran Racing Look. 
 
Berkat aliran Racing Look tersebut, Mio ini telah berkeliling dan cukup banyak memboyong piala di ajang kontes baik skala Nasional ataupun lokal.

Bodi sudah pasti banyak mendapat sentuhan, mulai dari cover bodi orisinil harus dipensiunkan dan diganti perannya dengan bodi Revo sehingga burita makin menunging dan meruncing selaras dengan konsep racing-nya. Sementara bagian tameng depan menggunakan cover Hoda BeAt. Eko tidak serta merta menempelkan cover bodi tersebut begitu saja, melainkan keahliannya dalam bidang airbrush langsung ia tuangkan dengan paduan motif tribal.

"Warna sengaja dipilih cerah karena memang biasanya airbrush lebih pas dengan kombinasi warna-warna hidup seperti ini", ujar Eko saat bercengkerama dengan tim blackxperience.com dibengkelnya. Selain itu banyak juga komponen aksesioris berwarna cerah yang dipasang didalamnya.

Menguatkan karakter dan tema dragster setang jepit yang ditunjang dengan handle grip Kitaco melekat rapi didepan. Semakin kokoh berkat hadirnya suspensi up side down Combis, tampang shock depan Combnis sedikit unik karena terlihat uliran per dibagian bawahnya, dan inilah yang menjadi salah satu alsan mengapa dipilihnya. 
 
Kemudian kesan drag semakin mengental saat jok asli telah dibabat habis dan berganti acrilic tepat dibawahnya terdapat tangki custom. Meski telah sangat minimalis dalam hal bodi eksteriornya, namun tidak terlihat pelubangan pada bagian sasisnya.

Sang modifikator masih terus berusaha menggali imej racing pada Mio ini, dilihat dari beberapa perangkat yang biasa melekat pada motor dengan spek balap juga terpasang di Mio Racing Look tersebut. Menuru  Eko, mesin juga mengalami bore up namun bukan hasil kerjaan saya, tapi setahu saya CC-nya sudah naik jadi 150 dengan piston Tiger", ujarnya. Komponen tachometer milik Auto Gauge menjadi pelengkap tampilan, sedangkan demi menunjang performa mesinnya suplai bensin dipasok oleh Karburator Keihin PE 28 dan guna mencegah over heat pada mesin tersedia oli cooler Koso. 
 
sumber,http://www.blackxperience.com/index.php?page=rides-detail&brid=23

Yamaha MIO '08 Semarang: TIADA YANG NOLAK DIBONCENG

Ubahan gaya modif yang diterapkan pada motor matik keluaran pabrikan garputala ini emang selalu memikat siapa aja, tak terkecuali Yudha yang kesengsem dengan tampilan Yamaha Mio.


Proyek modifnya doi pasrahin ke Gajah modified  yang buka gerai modif di Jl.Gajah Raya Semarang. So pasti demi ngejar tampang molornya, Yanto, punggawa Gajah Modified terpaksa mengundurkan mesin sekitar 25 cm agar kekuatan braket terjamin sengaja undur-undur dibuat sendiri dari besi kotak.

Biar makin klop kaki-kakinya juga harus nyesuaiin dengan pencangkokan pelek custom 6 inch berlilitkan Swallow 140/60-14 untuk depannya dipadu pelek custom 8 inchi untuk belakang yang dibungkus ban Kenda 150/70-14.

Kesan low rider makin kental saat stang digantikan stang ape hanger custom lapis krom. Kian mengentalkan aura American style, total cover bodinya dilabur warna merah menyala yang dilapis clear Sikkens.

Gaya molornya makin terdongkrak dengan pengaplikasian pernak-pernik variasi macam knalpot AHM, filter Koso berikut pemasangan sok buritan yang diubah jadi monosok  belakang berlabel YSS. ”Yang pasti sekarang gak bakalan deh ada cewek yang ogah aku bonceng !” kekeh Yudha.
 
sumber,http://ototrend.com/index.php?option=com_content&view=article&id=631

Thursday, May 5, 2011

Yamaha Mio ’06 Semarang: XTREME ITU HALAL

Dengar nama Halal Factory tentu saja nggak akan asing deh dengan siapa yang menggawanginya. Yup, doi adalah Dodo Halal, salah satu hypercrea Semarang yang sempat berjaya jadi rajanya orbital wheel. Nggak bosan berkreasi, kini pun doi merilis satu maskot ekstrim gressnya. Berwujud sport, berkaki ekstrem ‘n berhati matic.


“Itung-itung refreshing ‘n coba asah skill lebih tajam lagi,” timpal warga Mugas Dalam XII no.9/11 Semarang. Aura kejayaannya memang tetap terlihat di maskotnya ini. Roh tampil beda sekaligus beringas tetap dipertontonkan kala rangka Mio-nya dirombak total.

Hanya main tube saja yang dipertahankan dan digubah lebih ekstrim lagi kemiringan sudut rakenya, sementara itu sub frame total udah dikonstruksi ulang berbekal pipa gas tiga perempat dim.

Lantas CVT set include engine dipasang mundur total. Istimewanya lagi, lingkar buritannya nggak pake lingkar kaki 14 inch layaknya maskot modif matic low rider. Kali ini selingkar velg racing 17 inch sukses ditancapkan bareng kawinan karet ban extra lebar berprofil 190/50-17.

“Pemasangannya nggak gampang coz aku harus menyesuaikan dengan diameter ban anyarnya, tekniknya dengan memenggal penampang CVT lantas aku perpanjang 5 cm dengan sambungan blok alumunium yang aku las diral, otomatis aku juga harus mengganti fun belt lebih panjang menyesuaikan posisi anyarnya” papar Dodo.

Nggak kalah ekstrim, lingkar depan juga digawangi lingkar ban orbital wheel, konstruksinya tetap mengandalkan pakem orbi wheel dengan multi bearing sebagai peluncur yang diapit sepasang ring 5 mm menyambung as fork. Giliran desain body, style street fighter full hitam dibuat dari bahan serat karbon yang disetting bersudut tajam dengan dukungan aplikasi kedok sporty cangkokan Satria FU.
 

Matic Racing Style: MULAI MENJAMAH KE EURO RACING

The hottest style Racing Look Modify semakin berkembang saja dari hari kehari. Nggak hanya makin inovatif dengan part kakikaki yang super inovatif diimbuhi teknologi terkini seperti cakram dalam tromol (BIB system) ataupun kopling hidrolis.


Kini acuan gayapun turut juga berkembang juga. Nggak hanya terpaku pada gaya motor karapan khas negeri Thailand, para hypercrea kini mulai melirik tampilan sangar Euro Matic Racing Look. Yup, di negeri Eropa sana juga lagi booming banget besutan matic berdandan kayak gaya gini.

Otomania pasti sering liat di majalah Otomodify yang udah banyak mengupasnya. Berciri utama posisi mesin yang molor layaknya matic low rider berban gambot, tetapi dengan diameter pelek seukuran matic konvensional.

Didukung tampilan stang kemudi bergaya telanjang dan merunduk abis mampu melahirkan sosok garang serta lebih inovatif disbanding besutan lain penganut aliran ini.

Nih liat Vario dan Beat peserta HOCS Banjarmasin layak menjadi trendsetter di tengah-tengah boomingnya gaya modif Matic Racing Style. Vario biru yang terinspirasi desain kreatif crew Otre ini milik Bayu Bagus Wijaya mampu membikin Racing Style mania tersontak melihat hasil modifnya.

Kaki belakang molor berban gambot dipadu dengan posisi bodi belakang tinggi diikuti penurunan posisi fork depan untuk menghadirkan tampilan nungging abis. Stang kemudi wajib tampil telanjang senada dengan pelucutan footboard area untuk memamerkan rangka serta tampilan molor mesin yang telah tampil resik berkat silauan krom.

Gaya ini juga diekor modif Honda Beat milik Saiful Anwar. Cover bodi cukup dilucuti cover mesin dan cover penutup rangka yang telah ditimpa cat ulang kontras dengan balutan brush pada seluruh kover bodi. Tapak roda so pasti gambot dengan posisi mesin molor berkat undur-undur custom.

Tampilan nungging makin didapat berkat desain jok yang lebih tipis. Dengan ubahan begini aja besutan kamu telah mampu bergaya lebih up to date n tampil beda.
 

Wednesday, May 4, 2011

Yamaha Mio ‘09 Wonosobo : TIGA KALI BARU PUAS

Fian Ardi dibilang sudah ngebet akan permainan dunia modifikasi konsep matik funky. Pasalnya doi sudah dua kali mendandani Mio rakitan tahun 2009nya. Namun hasil dua karyanya itu selalu nggak berjalan lama alias nggak menuai kecocokan dalam hatinya.


Racikan yang ketiga ini tetap mengacu pada penginstalan kaki cungkring hasil kolaborasi workshop Cyberv Wonosobo. Di sektor lingkar pelek digawangi almunium gold merk TDR berkawinkan tromol Trusty dan berdisc brake depan Ride it dijepit kaliper Brembo. 
 
Penggerus aspal jalan pegunungan Wonosobo doi jeratkan karet ban Swallow Dragblaster ukuran 60/80-17 depan belakang.

Makin kompak berkat sokbeker depan dipasangi up side down Yoshimura diimbangi ajrutan belakang YSS. “Tambah bersinar tutup CVT cukup main krom aja,” kata Ardi yang memasang knalpot Yoshimura. Guna menghasilkan cover
sesuai dengan seleranya, lantas set cover bodi dikirim ke kota lunpia Semarang dan dipercayakan kepada Rief Panting yang berlokasi di Jl. Kedungmundu Raya 72, Semarang.

Agar ubahan yang ketiga ini semakin berani, maka Ardi memilih warna merah Spies Hecker dengan dicampur oplosan hologram. Di atas warna merah meronanya itu ditimpali untaian motif grafis tribal dengan lekukan bulat nan meruncing
bertatanan full color.

Biar ngetrend, headlamp, seinlamp dan stoplamp dibikin ala mata sipit. ”Hasil yang ketiga ini telah bikin aku puas,” imbuh warga Perumahan Tawangsari Indah, Wonosobo. Semoga nggak bosen lagi bro.
 

Saturday, April 30, 2011

Yamaha Mio ‘09 Wonosobo : TIGA KALI BARU PUAS

Fian Ardi dibilang sudah ngebet akan permainan dunia modifikasi konsep matik funky. Pasalnya doi sudah dua kali mendandani Mio rakitan tahun 2009nya. Namun hasil dua karyanya itu selalu nggak berjalan lama alias nggak menuai kecocokan dalam hatinya.
 

Racikan yang ketiga ini tetap mengacu pada penginstalan kaki cungkring hasil kolaborasi workshop Cyberv Wonosobo. Di sektor lingkar pelek digawangi almunium gold merk TDR berkawinkan tromol Trusty dan berdisc brake depan Ride it dijepit
kaliper Brembo. Penggerus aspal jalan pegunungan Wonosobo doi jeratkan karet ban Swallow Dragblaster ukuran 60/80-17 depan belakang.

Makin kompak berkat sokbeker depan dipasangi up side down Yoshimura diimbangi ajrutan belakang YSS. “Tambah bersinar tutup CVT cukup main krom aja,” kata Ardi yang memasang knalpot Yoshimura. Guna menghasilkan cover
sesuai dengan seleranya, lantas set cover bodi dikirim ke kota lunpia Semarang dan dipercayakan kepada Rief Panting yang berlokasi di Jl. Kedungmundu Raya 72, Semarang.

Agar ubahan yang ketiga ini semakin berani, maka Ardi memilih warna merah Spies Hecker dengan dicampur oplosan hologram. Di atas warna merah meronanya itu ditimpali untaian motif grafis tribal dengan lekukan bulat nan meruncing
bertatanan full color.

Biar ngetrend, headlamp, seinlamp dan stoplamp dibikin ala mata sipit. ”Hasil yang ketiga ini telah bikin aku puas,” imbuh warga Perumahan Tawangsari Indah, Wonosobo. Semoga nggak bosen lagi bro. 
 
sumber,http://ototrend.com

Thursday, April 28, 2011

Mio Bertampang Racing Look

Meski berbasis motor matic bukan berarti tampang dan gayanya tak boleh bergaya racing. Lihat Yamaha Mio lansiran 2008 milik salah satu "pasien" Eko airbrusher Exxoart yang satu ini. Seluruh kesan sebagai motor manis dan imut telah hilang dan dibabat habis hingga berganti tampilan dengan mengusung aliran Racing Look. Berkat aliran Racing Look tersebut, Mio ini telah berkeliling dan cukup banyak memboyong piala di ajang kontes baik skala Nasional ataupun lokal.

Bodi sudah pasti banyak mendapat sentuhan, mulai dari cover bodi orisinil harus dipensiunkan dan diganti perannya dengan bodi Revo sehingga burita makin menunging dan meruncing selaras dengan konsep racing-nya. Sementara bagian tameng depan menggunakan cover Hoda BeAt. Eko tidak serta merta menempelkan cover bodi tersebut begitu saja, melainkan keahliannya dalam bidang airbrush langsung ia tuangkan dengan paduan motif tribal.

"Warna sengaja dipilih cerah karena memang biasanya airbrush lebih pas dengan kombinasi warna-warna hidup seperti ini", ujar Eko saat bercengkerama dengan tim blackxperience.com dibengkelnya. Selain itu banyak juga komponen aksesioris berwarna cerah yang dipasang didalamnya.

Menguatkan karakter dan tema dragster setang jepit yang ditunjang dengan handle grip Kitaco melekat rapi didepan. Semakin kokoh berkat hadirnya suspensi up side down Combis, tampang shock depan Combnis sedikit unik karena terlihat uliran per dibagian bawahnya, dan inilah yang menjadi salah satu alsan mengapa dipilihnya. Kemudian kesan drag semakin mengental saat jok asli telah dibabat habis dan berganti acrilic tepat dibawahnya terdapat tangki custom. Meski telah sangat minimalis dalam hal bodi eksteriornya, namun tidak terlihat pelubangan pada bagian sasisnya.

Sang modifikator masih terus berusaha menggali imej racing pada Mio ini, dilihat dari beberapa perangkat yang biasa melekat pada motor dengan spek balap juga terpasang di Mio Racing Look tersebut. Menuru  Eko, mesin juga mengalami bore up namun bukan hasil kerjaan saya, tapi setahu saya CC-nya sudah naik jadi 150 dengan piston Tiger", ujarnya. 

Komponen tachometer milik Auto Gauge menjadi pelengkap tampilan, sedangkan demi menunjang performa mesinnya suplai bensin dipasok oleh Karburator Keihin PE 28 dan guna mencegah over heat pada mesin tersedia oli cooler Koso. Anda tertarik untuk tau lebih bayak tentang detail Yamaha Mio Exxoart ini? silahkan lihat spesifikasi, foto dan videonya.

sumber,http://www.blackxperience.com/index.php?page=rides-detail&brid=23

Yamaha MIO ‘07 Semarang: WUUSSS…..NGEBUT KAKI’NE

Koki dan adu kebut ternyata bagi Ariph Jekohova nggak ada bedanya. Kok bisa ?. Yup, seperti yang dibincangkannya antara koki dan balapan sama-sama ngerjar tarjet cepat dengan hasil memuaskan.
Yamaha MIO ‘07 Semarang: WUUSSS…..NGEBUT KAKI’NE
Yamaha MIO ‘07 Semarang
“Kalo koki jika banyak pengunjung kan juga harus ngebut menuruti pesanan pembeli,” buka pria yang sebagai juru masak di rumah makan Kantil 99 ini.

Karena hal itulah transportasi sehari-harinya juga dibikin kuda besi karapan lurus alias ala drag style. “Kalo berangkat kerja kan juga bisa ngebut,” kekehnya. Maka itu pria yang akrab disapa Ambon ini bergegas teken kontrak dengan X-Co Auto Paint untuk pengerjaannya.

 
Utamanya sektor baju langsung ditelanjangi hanya menyisakan batok setang, panel dan buritan untuk disembur warna dasar putih. Sebagai penghiasnya dilabur corak bendera start dan grafis simple pada Mio langsiran 2007. “Identitas 99 pun tak luput diditorehkan” papar Eko sang modifikator.

Mengejar kaki cungkring bak pacuan karapan berkat disokong pelek Comet dipercayakan balutan ban Swallow 60/90-17. Hasil akhir, daleman mesin doi cukup mencangkok piston GL Max ditambah pengapian dari Rextor. Raungan suarapun dihasilkan gas buang dari cream pie. “Mau berangkat kerja atau masak kini siap ngebut” bilang personil M2B (Motor Modified Bandungan).
 
sumber,http://www.ototrend.com

Yamaha MIO ’07 Pandaan: EKSPERIMEN THOLE

Thole Concept mungkin nama baru di telinga dunia modifikasi, namun setelah ditilik dibaliknya ada nama Subur dari kota Pandaan pasti langsung kenal betul gimana hasil pengerjaan modifnya yang selalu inovatif dengan finishing yang prima.
Yamaha MIO ’07 Pandaan: EKSPERIMEN THOLE


















Di besutan Yamaha Mio keluaran 2007 milik Sofi Panjul ini, dia mulai bereksperimen beda dari gaya racing look yang kini makin mewabah. neo

TRANSFER BODI
Memang trend transfer bodi di tahun 2010 ini makin panas saja, nggak cuma  besutan funky, style racing look juga kena dampaknya. Macam di bodi-bodi milik Sofi, batok setang atasnya dipakai milik Honda Beat yang dicoak sisi bawahnya, kesannya makin merunduk dengan setang yang ikut dipotong dan ditekuk. Ekor belakang juga digantikan separuh bodi milik Satria Fu yang lebih ramping dan mengerucut.

RANGKA BOLONG
Bagian sasis memang kebanyakan cenderung hanya dicat dengan kelir cerah, buat Subur mesti beda. Sisi ini dibuatnya berlubang-lubang dengan mata bor besar. Kesannya ingin dibuat seringan mungkin, bahkan bibir pelek Rossi ikut dilubangi.

SUSPENSI
Sisi bawah nggak kalah seru, tabung sok depannya dicustom dari tabung standart. Modelnya ditambah daging dengan bahan besi yang dibubut. Bagian bawah dibuat kotak sedang atas diukir lagi dengan bentuk ulir sepintas mirip tabung USD. Buat belakang monosok YSS milik Satria dibuatnya rebah, dudukan dipakai sasis yang diubah makin ke bawah.

INOVASI CAKRAM
Piringan cakram belakang nggak lagi ditempatkan di dalam rumah CVT, namun ikut rumah gardan luar. So rumah CVT mesti dipotong separuh agar makin menonjolkan kesan bersih dan ringan, apalagi tromol belakang ini diambil milik tromol depan sepeda yang ukurannya lebih kecil. Trend pasang cakram diluar ini idenya emang dari negeri Thailand.

sumber,http://www.ototrend.com

low rider chopper from yamaha mio modif


Long retreat, retreat, said Junaidi, to 32 cm. This does not include the end of the outer tire. However, there are unique on the retreat, withdraw it. When the construction is typically shaped letters “H”, here he made a model “J”.

“To be strong due to rim and engine load, the material is taken from galvanized,” he explained. This effort shall thumbs up. Imagine, with the rear wheel of a super-wide, the device remains in the middle. If viewed from the tire and rim application, then surely this Mio into Bobber style.

To adjust the back of the already overly stretch, re-house CVT reformed. Way, that part was cut and added to plates 8 cm to match the back, though not quite fit the position because it was too out of place.

Front wheel chopper-like models in the Harley-proved difficult to maneuver. Turning radius is very small like a chopper-style motorcycle HD. Changes made by sliding out and replace steering triangular shaped enggak again straight, but it resembles a “V”.
 
sumber,http://modif-trend.blogspot.com/2011/04/low-rider-chopper-from-yamaha-mio-modif.html

Tuesday, April 26, 2011

Honda Supra '03 Jogjakarta: RACING TRANSFER BODY

A. Eryawan dengan Honda Supra berani berkreasi dengan sedikit sentuhan transfer body pada body work modifnya yang jelas-jelas mencomot tema Racing Look.

Honda Supra '03 Jogjakarta: RACING TRANSFER BODY

"Dengan model modif racing look trik transfer body tak terlalu rumit karena pada hakekatnya kan gaya racing adalah semi naked bike," dalih cowok bersapaan Tompo ini.

Tak ayal setelah kuda besi ditelanjangi doi cukup adopsi kedok depan Yamaha Mio dan body cover buritan dari Honda Vario. Aksi ini tentunya juga diimbangi dengan pewarnaan pada rangka dengan kelir ngejreng merah candy. Kaki-kaki full mothai style dengan berbagai pernik full variasi seperti bottom depan Posh yang tampil ciamik dengan cakram depan TDR.

Pada belakang doi masih berkutat pada tromol namun untuk penyokong kaki-kakinya telah di-up grade dengan sokbeker Ride It dan lengan ayun Super Track. Pernik ala racing dilanjut dengan oil cooler Posh, karbu Koso 32 mm, dan juga stabiliser Daytona yang kesemuanya ini makin meriahkan sektor mesin yang juga dilabur kelir pelangi.

Terakhir, trans cover body makin sempurna dengan pewarnaan hitam dan hijau pupus dari cat dan clear Sikken. "kontrasisasi dari hijau pupus difokuskan pada coakan body untuk memperkuat detailnya," tutup cowok kelahiran Sleman, 26 September 1986 ini.

sumber,http://ototrend.com

Yamaha MIO ‘08 Semarang: TOTALITAS POLICE WOMEN

Konsep drag style kini mulai merajalela di kalangan modilover. Terlihat sekarang ini nggak mau sekedar menonjolkan kesan telanjang semata. Melainkan menampilkan segi eksotis dan berperawakan ngejreng.

Yamaha MIO ‘08 Semarang: TOTALITAS POLICE WOMEN

Modiflover yang terasuki konsep ini salah satunya adalah Andi Tembong yang nggak ingin maen-maen menggarap gacoannya demi terjun di even kontes modifikasi. “Sebagai petarung racing look buatku harus totalitas demi tampilan yang terbaik,” buka bapak satu anak ini.

Demi angkat derajat drag style yang selalu diimpikannya itu, doi kolaborasi dengan Rief Paint dibilangan Kedungmundu, Semarang dengan bermodalkan Mio rakitan 08’. Lantas si matik imut ditelanjangi dengan menyisakan batok lampu, panel dan bodi belakang.

Kemudian tulang rangka dicoak layaknya pada kuda besi pacuan lurus. Agar segar, rangka dan baju yang sudah dilubangi model bubble ini ditimpali laburan airbrush grafis dengan menonjolkan warna hijau, kuning dan ungu berbahan cat dan finishing Spies Hecker. “Kalo ngejreng selalu menjadi daya tarik kala orang melihatnya,” kata juragan kolam pemancingan ini.

Sebagai pendukung tampilan kurus nan rampingnya, pelek comot almu DBS dibaluti profil ban Swallow Drag Blaster 50/60-17 yang diapit sok depan X-Speed serta ajrutan belakang YSS.

Sebagai penyeimbang dan penyempurna tampang sosok drag stylenya  maka dipasang penyangga wheelie bar dari pipa besi sepanjang kurang lebih 1,5 meter. “Police women siap bertarung,” ujar singkatnya dengan menyebut mionya ini police women.

sumber,http://ototrend.com

Yamaha MIO ’07 Ambarawa: GAYA THAI, STYLE AMRIK, TASTE INDO

Nggak salah bila Kinkin yang tercatat sebagai member IM3 Ambarawa pun menginstal trend racing look ke Yamaha Mio miliknya. ”Modifikasi ala mocyc (motorcycle) Thailand emang lagi digandrungi di tanah air tetapi harus tetap mengedepankan kreatifitas khas anak negri, dong !” cerocosnya.

Yamaha MIO ’07 Ambarawa: GAYA THAI, STYLE AMRIK, TASTE INDOpasukan modif IM3, Kinkin mengeksekusi motor rakitan 2007 ini full telanjang dan menonjolkan aura drag bike dengan mengaplikasi wheelbase cekak, jok minim, stang merunduk abis serta memberikan keunikan tersendiri pada pemasangan wheelie bar yang condong ke drag bike American Style.

So pasti tetap ada unsur keindahan dengan saputan airbrush cerah mencolok di sekujur rangka serta bodinya. Leburan brush garapan AND Modified Salatiga ini juga nggak asal semprot, yakni dengan mengedepankan sisi kreatifitas grafis tribal minimalis dan detail rumit dengan warna dasar kuning mencolok yang makin cuilong setelah dilapis clear Spieshecker 2 lapis.

Beralih ke bagian under carriage, Kinkin mendandaninya dengan aseso racing, seperti pelek V–shape 17 inchi dibungkus karet mulus slick untuk menegaskan aura drag bike.

Dapur pacu juga diup grade abis-abisan. Kapasitas mesin didongkrak jadi 200cc mencangkok piston milik Honda Tiger disembur karbu bawaan NSR SP. “Terakhir disulut pengapian racing milik Mithsuba ber CDI Rextor, oil cooler hingga knalpot racing CLD,” tutupnya. 

sumber,http://ototrend.com

Sunday, April 24, 2011

Yamaha Mio Soul, Low Rider Elegan


Basicnya, bodi Yamaha Mio Soul memang sudah lebar dan punya lekukan futuristik. Dibanding Mio biasa atau Sporty yang lebih ramping, Mio Suol digarap ala low rider murni kayaknya sedikit aneh.

Itu sebabnya kenapa Joko A.R., modifikator from All Higam Modified, coba membuat Mio Soul milik Yohan Gunawan yang tinggal di dekat rumahnya beraliran low rider elegan. Sebab unsur klasik pada tunggangan ini sangat minim, tapi lebih banyak menonjolkan kesan mewah pada semua fitur.

“Kesan tersebut dipertajam dan ditunjukan lewat pemasangan bodi kit di beberapa bagian. Bodi kit mengandalkan bahan baku dari fiberglass. Lataran fiber lebih mudah dicetak mengikuti bentuk yang akan diinginkan,” lanjut modifikator yang punya workshop di Jl. Kaliurang No. 42, Malang, Jawa Timur.

Kembali ke pembahasan, lihat di samping kanan-kiri tebeng depan. Tampak bodi kit diracik menyerupai bentuk asli bodi Mio Soul, namun dimensi yang ada dibikin lebih melebar keluar atau ke samping. Dan biar kelihatan enak dipandang, lekukan pada bodi kit ini tidak lupa dibentuk ulang dengan cara melubanginya.

Selain sisi luar tebeng depan, bodi kit juga diterapkan di dek bawah atau alas pijakan kaki pengendara yang sudah pakai bordes variasi. Part pemanis tampilan ini dipasang sejajar dengan bodi kit tebeng depan hingga bagian bawah bodi belakang. Nggak hearan kalau bodi Mio Soul ini jadi terlihat besar dan lebar.

“Biar pegangannya kuat dan enggak gampang goyang saat dipakai jalan, bodi kit diikat mur-baut ke bodi Sasli Mio oul. Ada yang diikat di tebeng depan, juga ada di bawah pijakan kaki. Pokoknya diikat sedemikian rupa supaya tampak lebih rapi,” lanjut Joko yang dipercaya Yohan itu.

Kesan low rider elegan juga ditunjukan lewat pemasangan sepatbor depan-belakang. Modelnya meruncing dengan bentuk yang hampir menutupi sebagian besar lingkar roda depan maupun belakang. Apalagi kalau lihat bentuk cover knalpot custom yang juga sudah didesain mengikuti kontur bodi kit bagian bawah. Pokoknya selaras deh.

"Semua itu akan terlihat lebih kental bila digandeng setang lebar custom di adaptor produk variasi. Apalagi dipadukan bentuk jok model ceper setelah dipapas, juga penggrafiran cover di bagian belakang, tepatnya di atas lampu rem belakang," bangga Joko yang motor garapannya sering menang di berbagai gelaran contezt modifikasi.

Soal tema yang dipilih Joko memang masuk di akal. Tapi, kalau boleh komentar, justru ubahan ini lebih menjurus ke arah modifikasi gabungan low rider dan big matic. Di mana kesan low rider tampak pada pemasangan undur-undur juga penerapan setang lebar.

Lanjut! Unsur atau nuansa big matic terlihat khas dari pemasangan bodi kit di beberapa bagian bodi skubek Yamaha ini. Bahkan itu juga sudah dipertegas lewat pemasangan ban donat ukuran besar yang punya ukuran lebar atau di atas 100/70-14 inci.

Mantab, Bro!

(motorplus-online.com)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...